Tapanuli Selatan – Marwan Dasopang Anggota DPR RI daerah pemilihan II (Dapil II) Sumatera Utara (Sumut) serahkan bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak bencana banjir, pada hari Minggu, 30 November 2025, di Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel).
Bantuan yang disalurkan antara lain beras, mie instan, makanan cepat saji, selimut, serta pakaian bekas. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang rumah dan mata pencahariannya terdampak akibat luapan sungai dan longsor.
Marwan Dasopang yang juga ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB mengatakan keprihatinannya atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara beberapa hari terakhir.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak akan dibiarkan menghadapi situasi bencana sendirian.
“Pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menyelesaikan urusannya sendiri, bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya

Imelda Siska Siregar Tenaga Ahli (TA) Ketua Komisi VIII DPR RI FPKB juga menjelaskan kondisi di lapangan banjir sudah mulai surut, hanya saja seperti akses masih terkendala dan masyarakat yang terdampak masih menginap di pengungsian yang disediakan.
”Posisi nya sekarang banjir sudah surut, masyarakat sudah beraktivitas seperti semula, hanya saja puluhan warga yang tinggal di pinggir sungai, terkena banjir masih berada di rumah pengungsian, butuh bantuan sandang dari pemerintah” kata Imelda
Marwan Dasopang anggota DPR RI Dapil II Sumut menegaskan bawah masyarakat agar tetap tenang karena para stack holder dan pemerintah gerak cepat dan bekerjasama untuk melakukan pemulihan dan penanganan.
”Menyerukan agar masyarakat tetap bersabar dan semangat menghadapi masa sulit ini. Ia menegaskan bahwa setelah bantuan darurat, pemerintah akan bekerja bersama untuk pemulihan kondisi pasca bencana” tegasnya
Diharapkan dengan bantuan sembako ini, kebutuhan dasar warga untuk sementara tercukupi, sekaligus menjadi langkah awal menuju pemulihan dan normalisasi kehidupan masyarakat di Batang Toru.
Sebagaimana diketahui, jumlah korban meninggal akibat bencana banjir di Wilayah Sumatera Utara di kutib dari data Badan Penanggung Bencana Nasional (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumut, meliputi Sibolga, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Padangsidempuan dan Tapanuli Selatan, bertambah menjadi 166 jiwa. Sementara itu sebanyak 143 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian. (SRR)















































