Jakarta, Selatan News .com
Suasana hangat, penuh canda, dan sarat kenangan mewarnai acara Reuni 40 Tahun Ikatan Alumni (ILUNI) SMA Negeri 71 Jakarta Angkatan 1986 yang digelar di COBEK Bar, Jalan Kejaksaan, Pondok Bambu, Jakarta Timur, dihadiri. Yudi Ahyadi Alumni F.E.Universitas Pancasila 1986 , Minggu (16/5/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam nuansa halal bihalal dan temu kangen ini menjadi momentum istimewa bagi para alumni angkatan pertama tahun 1986 untuk kembali mempererat tali silaturahmi setelah puluhan tahun berpisah oleh kesibukan masing-masing.
Ketua ILUNI 86, Dicky Darwis, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas tingginya antusiasme para alumni yang hadir dalam reuni tersebut.
“Ini sesuai dengan harapan teman-teman yang sudah lama tidak bertemu dan hari ini bisa kembali berkumpul bersama. Tidak terasa, sudah 40 tahun sejak kami lulus pada tahun 1986,” ujar Dicky dalam sambutannya.
Sebanyak 57 alumni hadir memeriahkan acara tersebut. Jumlah itu dinilai sangat luar biasa mengingat pada masa sekolah dahulu satu kelas hanya berisi sekitar 47 hingga 48 siswa.
” Kalau hari ini yang hadir 57 orang, itu sangat luar biasa. Bahkan lebih banyak dari jumlah satu kelas saat dulu sekolah,” tambahnya disambut tepuk tangan para alumni.
Tak sekadar menjadi ajang nostalgia, reuni ini juga menjadi simbol eratnya persahabatan yang tetap terjaga meski usia terus bertambah.
Dicky berharap seluruh alumni dapat terus menjaga kebersamaan dan kembali dipertemukan dalam keadaan sehat pada reuni emas 50 tahun kelulusan mendatang.
“Kami berharap semua teman-teman diberikan kesehatan dan umur panjang, sehingga 10 tahun lagi kita dapat kembali berkumpul dalam perayaan Golden Reunion 50 Tahun SMA Negeri 71 Jakarta,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dicky juga mengusulkan agar kegiatan silaturahmi alumni tidak hanya dilakukan saat reuni besar, namun dapat dilaksanakan secara rutin melalui kegiatan sederhana seperti olahraga bersama, pertemuan sosial, maupun agenda kebersamaan lainnya.
Menurutnya, konsep reuni sengaja dibuat sederhana dan dekat dengan domisili alumni agar lebih mudah dihadiri oleh para sahabat lama yang kini sebagian besar telah menjadi kakek dan nenek.
” Dulu kita sibuk mengurus anak, sekarang sudah mengurus cucu.
Karena itu acara dibuat sederhana dan mudah dijangkau agar semua bisa hadir dan tetap menjaga kebersamaan,” ujarnya yang langsung disambut gelak tawa para alumni.
Di penghujung acara, Ketua ILUNI 86 menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan alumni yang telah berkontribusi menyukseskan reuni penuh makna tersebut.
” Terima kasih kepada seluruh panitia reuni 40 tahun ILUNI 71 dan semua rekan-rekan yang telah hadir.
Semoga kita semua diberikan kesehatan, keberkahan, keselamatan dunia dan akhirat, serta dapat kembali berkumpul di kesempatan berikutnya,” pungkas Dicky.
Reuni 40 Tahun ILUNI SMA Negeri 71 Jakarta Angkatan 1986 menjadi bukti bahwa persahabatan sejati tidak pernah lekang oleh waktu. Empat dekade berlalu, namun semangat kebersamaan dan kekeluargaan tetap hidup di hati para alumni.









































