Padangsidimpuan – Ketua Komisi VIII DPR-MPR RI Marwan Dasopang menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Sekretariat PMII Padangsidimpuan, Rabu 11 Maret 2026.
Acara bertajuk “Sosialisasi Empat Pilar, Merawat NKRI” ini digelar atas kerja sama Anggota DPR RI dengan Pimpinan Pondok Pesantren Kota Padangsidimpuan. Turut hadir perwakilan Kementerian Agama Padang Lawas, ormas kepemudaan, Ketua IPNU, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam paparannya, Marwan menegaskan Indonesia ditakdirkan sebagai bangsa yang majemuk dengan ribuan pulau, ratusan bahasa, serta beragam suku dan agama. “Kemajemukan itu tidak akan menyurutkan langkah kita untuk tetap menjadi negara besar, bersatu menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tiga konsep ukhuwah dalam tradisi Nahdlatul Ulama yang relevan menjaga persatuan. *Pertama*, _Ukhuwah Islamiyah_ yaitu persaudaraan atas dasar iman, yang menuntut sikap menghargai seluruh ciptaan Tuhan. *Kedua*, _Ukhuwah Basyariyah/Insaniyah_ atau persaudaraan kemanusiaan. “Dalam membantu orang, tidak perlu tanya agamanya apa. Cukup atas dasar kemanusiaan kita lindungi harkat dan martabat manusia,” kata Marwan. *Ketiga*, _Ukhuwah Wathaniyah_ yaitu persaudaraan kebangsaan. “Ketika satu orang tertindas, seolah semua anak bangsa merasakan penderitaan yang sama,” tambahnya.
Menurut Marwan, konsensus kebangsaan ini berpijak pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai payung hukum bagi seluruh peraturan di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung sehari penuh itu mendapat apresiasi masyarakat. Sebagian peserta menilai sosialisasi kebangsaan perlu terus digencarkan agar generasi muda tidak terjebak gaya hidup hedonis, paham radikal, maupun pergaulan global tanpa batas.
“Generasi muda dan segenap warga negara harus benar-benar NKRI. Indonesia sebagai negara yang harus kita junjung tinggi keberadaannya,” ungkap Kariting Dasopang dalam sesi diskusi.










































