JHCC DTI CX, Selatan News
PT Infiniti Andika Mobilitas memperkenalkan solusi penghapusan data (data erasure) berstandar internasional melalui produk U – Reach merupakan teknologi dari mitra perusahaan asal Taiwan yang didistribusikan secara resmi oleh Infinity Andika Mobilitas , dalam ajang DTI-CX 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan. Teknologi ini dirancang untuk memastikan data yang tersimpan di perangkat penyimpanan seperti komputer, laptop, server, maupun media penyimpanan lainnya terhapus secara permanen sehingga tidak dapat dipulihkan kembali (unrecoverable).
Direktur PT Infiniti Andika Mobilitas, Irto Rachman, mengatakan masih rendahnya kesadaran mengenai pentingnya penghapusan data secara aman menjadi salah satu penyebab maraknya kebocoran data, baik di lingkungan perusahaan maupun instansi pemerintah.
“Selama ini banyak perangkat yang sudah tidak digunakan langsung dijual atau dibuang begitu saja. Padahal, data di dalamnya masih bisa dipulihkan meskipun perangkat sudah diformat, dihapus, bahkan diinstal ulang. Kondisi inilah yang berpotensi menimbulkan kebocoran data,” ujarnya saat ditemui di sela pameran DTI-CX 2026.
Menurutnya, teknologi penghapusan data harus menjadi bagian dari strategi keamanan informasi, terutama bagi organisasi yang mengelola data sensitif seperti rumah sakit, perbankan, perusahaan swasta, hingga lembaga pemerintahan.
Produk U – Reach yang diperkenalkan PT Infiniti Andika Mobilitas mampu menghapus data secara permanen sesuai standar internasional, termasuk standar penghapusan data yang digunakan militer Amerika Serikat.
Dengan metode tersebut, data yang telah dihapus tidak lagi dapat dipulihkan menggunakan perangkat lunak maupun metode pemulihan data lainnya.
Technical Sales PT Infiniti Andika Mobilitas, Adiatma Pasau, menjelaskan bahwa perusahaan ingin mengedukasi masyarakat dan dunia usaha bahwa menghapus file secara biasa bukanlah jaminan keamanan data.
“Banyak yang masih menganggap data sudah hilang ketika hard disk diformat atau file dihapus. Faktanya, data tersebut masih dapat direcovery.
Melalui teknologi data erasure ini, kami memastikan data benar-benar hilang secara permanen sehingga risiko kebocoran informasi dapat diminimalkan,” katanya.
Ia menambahkan, PT Infiniti Andika Mobilitas telah berdiri sejak 2017. Namun, teknologi U -Reach baru mulai diperkenalkan di Indonesia sebagai solusi yang menjawab kebutuhan keamanan data yang semakin meningkat di era digital.
Adiatma mengatakan sasaran utama penggunaan teknologi ini adalah organisasi yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kerahasiaan data, seperti rumah sakit dengan data pasien, sektor keuangan dengan data nasabah, perusahaan yang menyimpan informasi pelanggan, hingga instansi pemerintah yang mengelola data masyarakat.
Menurutnya, investasi pada teknologi penghapusan data jauh lebih kecil dibandingkan potensi kerugian akibat kebocoran data.
“Harga produk kami berkisar mulai dari 1.000 dolar AS hingga 17.000 dolar AS per unit.
Nilai tersebut sebanding dengan perlindungan terhadap aset paling berharga sebuah organisasi, yaitu data pelanggan, data pasien, data nasabah, maupun informasi penting lainnya,” jelasnya.
Selama mengikuti DTI-CX 2026, PT Infiniti Andika Mobilitas mengaku mendapat respons positif dari para pengunjung.
Banyak pelaku industri yang baru memahami bahwa penghapusan data merupakan bagian penting dari sistem keamanan siber dan tidak cukup hanya dengan menghapus file atau memformat perangkat.
Di sisi lain, Irto Rachman juga mengapresiasi penyelenggaraan DTI-CX 2026 yang menghadirkan berbagai inovasi teknologi digital dari berbagai perusahaan.
“Saya melihat antusiasme peserta sangat tinggi. Banyak perusahaan menghadirkan inovasi yang luar biasa, khususnya di bidang teknologi digital.
Ini menjadi momentum yang baik untuk memperkenalkan pentingnya keamanan data kepada dunia usaha maupun instansi pemerintah,” pungkasnya.














































