JAKARTA, Selatan News
Memasuki sekitar 15 tahun perjalanan bisnis sejak 2011, PT Natura Indoland terus memperkuat inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan industri makanan dan minuman (F&B) di Indonesia.
Perusahaan kini memiliki ratusan varian produk yang digunakan oleh pelanggan dari berbagai segmen, mulai dari UMKM hingga industri berskala besar.
Direktur Natura Indoland, Edi Susanto, mengatakan perusahaan tidak hanya memproduksi bumbu tabur, tetapi juga mengembangkan berbagai produk seperti seasoning, rempah-rempah, minuman serbuk, saus, sambal, hingga bumbu berbentuk pasta.
“Variannya kami sangat banyak, mulai dari rasa balado, keju, barbecue, jagung manis dan lainnya. Jumlahnya sudah ratusan varian,” kata Edi saat ditemui Poskota Nasional di Pameran Fi Asia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 16-19 September.
Produk-produk tersebut memiliki aplikasi yang luas di industri makanan dan minuman. Natura Indoland melayani kebutuhan pelanggan dari sektor UMKM, hotel, restoran, katering, industri mi, hingga produsen makanan ringan.
Selain menyediakan produk dalam berbagai varian rasa, perusahaan juga menawarkan pilihan kemasan dengan ukuran yang disesuaikan kebutuhan pelanggan. Produk tersedia mulai dari kemasan kecil sekitar 2 gram hingga kemasan industri mencapai 25 kilogram.
Dari sisi harga, produk Natura Indoland berada pada kisaran Rp20.000 hingga Rp60.000, dengan harga yang disesuaikan berdasarkan jenis produk, kualitas, serta kemasan.
Edi menuturkan bahwa perkembangan industri makanan dan minuman membuat kebutuhan terhadap produk bumbu dan seasoning semakin beragam. Karena itu, perusahaan terus melakukan pengembangan produk berdasarkan kebutuhan pelanggan dan tren pasar.
Natura Indoland juga mulai mengembangkan produk bumbu dalam bentuk pasta dengan menggunakan bahan baku rempah dan bahan pangan lokal. Pengembangan tersebut mencakup sejumlah cita rasa masakan Nusantara, seperti gulai dan rendang.
“Kami mulai mengembangkan beberapa produk, bukan hanya bumbu powder, tetapi juga bumbu pasta yang berbahan baku rempah dan bahan pangan lokal, seperti gulai dan rendang,” jelasnya.
Untuk memenuhi tuntutan industri pangan, Natura Indoland juga memperhatikan aspek keamanan, mutu, dan standar produksi. Perusahaan telah memiliki sertifikasi halal serta ISO 22000 dan menerapkan standar terkait keamanan serta mutu pangan.
Keikutsertaan Natura Indoland dalam Fi Asia juga menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk memperkenalkan portofolio produknya sekaligus mencari inspirasi dan peluang pengembangan varian baru.
Edi berharap pameran tersebut dapat mempertemukan Natura Indoland dengan lebih banyak pelaku industri makanan dan minuman, baik calon pelanggan maupun pelanggan yang telah bekerja sama dengan perusahaan.
“Kami berharap pameran ini bisa membawa dampak positif, membuat nama perusahaan semakin dikenal di industri makanan dan minuman, serta membuka kesempatan baru untuk customer maupun pengembangan produk bersama customer lama,” pungkas Edi saat ditemui Selatan News 16/9/2026 di pameran Fi Asia Jiexpo














































