Jakarta – Jaringan Aktivis Transpormatif Miskin Kota (Jatmiko) Kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Baharkam Polri, Jumat(09/102026). Terkait dengan kegagalan Kapolres Binjai beserta jajarannya khususnya Kasat Narkoba dalam menjalankan fungsi penegakan hukum.
Dalam investigasi yang dilakukan para pengurus di Kab Binjai kami menemukan adanya peredaran narkoba yang masih berlangsung secara terbuka maupun terselubung di beberapa titik yang masuk dalam wilayah hukum Polres Binjai.
Beberapa lokasi yang masih menjadi perhatian kami pasar Tavip, Desa Rumah Galuh, Perdamaian tepatnya didepan kantor Kepala Desa, KM19 yang berdasarkan informasi temuan di lapangan diduga menjadi titik baru dalam jaringan peredaran narkoba kami juga memperoleh informasi dugaan adanya jaringan peredaran narkoba yang terorganisir dan memiliki setruktur yang diduga dikelola h oleh seorang yang berinisial AY, berdasarkan informasi yang kami terima, AY diduga kuat memiliki hubungan dengan seorang yang disebut sebut sebagai bandar di Sumatera Utara berinisial TS
Kordinator Aksi Sofyan Ritonga menyampaikan didepan Baharkam Polri: Kami datang kesini untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan meminta Bapak Kapolri untuk memerintahkan Anggotanya agar Kapolres Binjai terutama Kasat Narkoba diperiksa terkait dengan adanya dugaan kuat keterlibatan dan pembekingan bandar narkoba di Kota Binjai.
Kami juga meminta kepada Bapak Kapolri agar memerintahkan anggota nya untuk turun ke kota Binjai untuk memeriksa Polres Binjai dan juga Kasat Narkoba secara independen dan Transparansi , tangkap dan copot apabila memang terbukti bersalah. Kami juga menegaskan akan terus mengawal persoalan ini sampai ada langkah nyata dari Bapak Kapolri dan jajarannya . Karna bagi kami instansi Polri seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat .















































