JAKARTA , Selatan News
Keikutsertaan Dekranasda Kabupaten Mimika dalam Apkasi Otonomi Expo menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan produk lokal Mimika kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Selama tiga hari pelaksanaan pameran, dua produk unggulan yang dibawa Dekranasda Mimika, yakni minyak daun bungkus dan minyak lintah, mendapat sambutan antusias dari para pengunjung. Tidak hanya menarik perhatian di lokasi pameran, tingginya minat terhadap kedua produk tersebut bahkan berlanjut dengan permintaan pemesanan dari sejumlah daerah.
Perwakilan Dekranasda Kabupaten Mimika, Cha Cha Natasya, mengaku sangat senang sekaligus bangga melihat respons masyarakat terhadap produk-produk UMKM binaan Kabupaten Mimika.
“Kami senang banget dan bangga karena dari Kabupaten Mimika kami membawa ciri khas produk yang luar biasa.
Terbukti selama tiga hari pameran, produk yang kami anggap unggulan justru banyak diminati pengunjung dari berbagai daerah,” kata Cha Cha Natasya saat ditemui dalam kegiatan Apkasi Otonomi Expo.
Ia menjelaskan, minyak daun bungkus dan minyak lintah menjadi dua produk yang paling mendapat perhatian selama pameran.
Produk tersebut diminati karena dikenal masyarakat sebagai produk yang digunakan untuk kebutuhan kesehatan dan perawatan.
“Dua produk yang paling kami andalkan di sini adalah minyak daun bungkus dan minyak lintah. Keduanya menjadi produk yang banyak dicari dan diminati oleh pengunjung,” ujarnya.
Tingginya antusiasme pengunjung terlihat sejak hari pertama hingga hari terakhir pameran.
Penjualan kedua produk tersebut mencapai lebih dari seratus botol per hari, sekaligus membuka peluang pasar baru bagi UMKM binaan Dekranasda Mimika
Bahkan, setelah melakukan pembelian di stan Mimika, sejumlah pengunjung dari luar daerah kembali menghubungi pihak Dekranasda untuk melakukan pemesanan.
“Bukan hanya membeli di sini, sudah ada banyak yang menghubungi kami dari kota-kota lain untuk memesan kembali. Ini luar biasa bagi kami,” tutur Cha Cha.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa produk lokal Mimika memiliki potensi untuk diterima oleh pasar yang lebih luas.
Keikutsertaan dalam pameran nasional juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk membangun jejaring, memperkenalkan karakteristik produk daerah, sekaligus membuka akses pasar baru.
“Kembali lagi pada hakikatnya, kami datang membawa produk-produk UMKM hasil binaan Kabupaten Mimika. Kami ingin menunjukkan bahwa brand lokal yang kami bawa dari Mimika juga bisa diminati oleh masyarakat dari berbagai provinsi,” katanya.
Raih Best Local Branding
Kebanggaan Dekranasda Mimika semakin bertambah setelah Cha Cha Natasya, sebagai perwakilan Dekranasda Kabupaten Mimika, mendapatkan penghargaan Best Local Branding dalam rangkaian kegiatan Apkasi Otonomi Expo.
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Dekranasda Mimika untuk terus memperkuat identitas produk lokal dan mendorong UMKM binaan agar mampu berkembang serta memiliki daya saing di pasar nasional.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami.
Terima kasih kepada Apkasi Otonomi Expo yang sudah memberikan ruang kepada kami untuk memperkenalkan produk-produk UMKM dari Kabupaten Mimika,” ungkap Cha Cha.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Mimika, serta jajaran Dekranasda yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM dan produk lokal daerah.
Keikutsertaan Mimika dalam Apkasi Otonomi Expo diharapkan tidak berhenti pada kegiatan promosi semata.
Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi produk-produk UMKM Mimika untuk memperluas jaringan pemasaran dan menjangkau konsumen di berbagai wilayah Indonesia.
Bagi Dekranasda Mimika, antusiasme masyarakat terhadap minyak daun bungkus, minyak lintah, dan berbagai produk UMKM lainnya menjadi sinyal positif bahwa produk khas Mimika memiliki peluang besar untuk naik kelas dan dikenal lebih luas sebagai produk unggulan daerah.











































