JAKARTA, Selatan News
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Magetan terus memperkuat komitmennya dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan bakti sosial, kunjungan ke panti jompo, hingga kepedulian terhadap anak-anak di panti asuhan.
Ketua PSMTI Kabupaten Magetan, Ayu Nilawati, mengatakan kegiatan sosial merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Setiap hari kami berupaya melakukan kegiatan sosial, termasuk pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu.
Kami juga mengadakan kunjungan ke panti jompo untuk memberikan perhatian kepada ibu-ibu lansia serta mengunjungi panti asuhan,” ujar Ayu Nilawati saat ditemui dalam kegiatan Munas PSMTI VIII di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat.
Menurut Ayu, PSMTI Kabupaten Magetan ke depan akan semakin meningkatkan kekompakan dan kebersamaan para anggotanya. Hal itu dilakukan agar organisasi dapat memperluas pelayanan sosial kepada masyarakat.
“Kami akan semakin menggiatkan dan mengumpulkan anggota agar semakin bersatu, kompak, rukun, dan guyub. Harapannya, kami bisa terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan,” katanya.
Selain menjalankan kegiatan sosial secara mandiri, PSMTI Kabupaten Magetan juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai program sosial Pemerintah Kabupaten Magetan.
Ayu menilai kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah penting untuk memperluas manfaat kegiatan sosial di tengah masyarakat.
“Kami mendukung segala kegiatan sosial di Magetan. Kami juga siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam menjalankan visi dan misi PSMTI.
Menurutnya, organisasi tidak hanya beraktivitas di lingkungan internal, tetapi juga harus terjun langsung ke tengah masyarakat.
“Kita harus terjun ke masyarakat dan ikut mendukung kerja serta kegiatan pemerintah. PSMTI harus menjadi paguyuban yang bersatu, guyub, rukun, dan mengedepankan semangat gotong royong,” tegas Ayu.
Teguhkan Harmoni Kebhinekaan
Pernyataan tersebut disampaikan Ayu Nilawati dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) PSMTI VIII yang berlangsung pada 4–6 September 2026 di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat.
Munas PSMTI VIII mengusung tema “Perteguh Harmoni Kebhinekaan Menuju Indonesia Emas 2045.” Forum nasional tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar PSMTI dari berbagai daerah untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, serta peran organisasi dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
Ayu berharap hasil Munas PSMTI VIII dapat semakin memperkuat organisasi sekaligus memberikan arah yang lebih baik bagi seluruh jajaran PSMTI di daerah.
“Kami berharap hasil kongres ini nantinya semakin bagus dan membawa manfaat bagi organisasi serta masyarakat. Ke depan, kami ingin PSMTI semakin kompak, semakin solid, dan semakin aktif dalam pelayanan sosial,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota PSMTI untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Menurut Ayu, semangat kebhinekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, salah satunya dengan bergotong royong membantu masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
Dengan semangat tersebut, PSMTI Kabupaten Magetan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat serta mengambil bagian dalam mendukung pembangunan sosial di daerah.
“Kita bersatu, guyub, rukun, dan gotong royong. Itu yang harus terus kita jaga,” pungkas Ayu Nilawati kepada Selatan News














































