JAKARTA -Selatan.news– Dede Suryanto resmi menyandang gelar Doktor pada sidang terbuka di Sekolah Stratejik Pasca Sarjana Universitas Indonesia (UI) Salemba dengan predikat sangat memuaskan. Ia menyampaikan rasa syukur dan harapannya terkait riset di bidang fintech dan UMKM.
“Saya cukup merasa senang, bahagia dan tentu saja bangga, karena saya mungkin doktor pertama yang mengambil penelitian tentang struktur funding di Indonesia agar semua pihak semakin mendorong UMKM kita bisa lebih maju lagi, punya daya saing global,” ujarnya dalam acara Promosi Doktor, Kamis (13/8/2026),
Dalam disertasi yang berjudul “Model Ekosistem Financial Technology Securities Crowdfunding Berkelanjutan: Konvergensi Pendanaan, Manajemen Risiko dan Integrasi Faktor Geografis sebagai Mediator Transmisi Spasial”, Dr. Dede mengangkat isu krusial, yaitu bagaimana memperluas akses pembiayaan UMKM melalui fintech.
Terkait Penerapan Riset untuk UMKM di Daerah, Dede Suryanto mengungkapkan secara teoritis riset sudah didapatkan. Untuk praktisnya di lapangan, fokusnya adalah bagaimana UMKM khususnya di daerah bisa mengakses pendanaan.
“Pertama, kami dari akademisi bermitra dengan Asosiasi Layanan Pendanaan di Indonesia dimana sudah ada 18 penyelenggara SCF / Securities Crowdfunding yang saat ini menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dan turut memajukan UMKM kita,” jelasnya.
Kolaborasi ini juga didukung oleh OJK. “Ini akan memberikan penguatan sinergi baru 3 pihak: Kampus, Regulator / Pemerintah, dan Pelaku Industri. Saya juga berharap pemerintah daerah mulai membuka mata bahwa ada potensi pendanaan besar selain perbankan yang bisa dimanfaatkan untuk UMKM unggulan yang ada di daerah,” tambahnya.
Ia berharap memberikan lebih banyak lagi kontribusi untuk bangsa Indonesia. “Harapan saya tentu saya ingin memberikan lebih banyak lagi kontribusi untuk bangsa ini, melalui keahlian saya sebagai doktor yang meneliti Securities Crowdfunding, su hypaya industri ini bisa tumbuh dan berkembang di Indonesia dan bisa memberikan dampak yang lebih besar terhadap UMKM kita,” pungkasnya.














































